Ibadah Qurban Di Bulan Dzulhijjah 2022

Photo of author

By sakinah

Ibadah Qurban Di Bulan Dzulhijjah 2022

Table of Contents

Istilah “qurban” diambil dari kata qaruba-yaqrubu-qurbanan yang berarti hampir, dekat, atau mendekati. Di Dalam bahasa Arab, kata qurban disebut dengan udhhiyyah. Kata udhhiyyah merupakan bentuk jama’ dari kata dlahiyah yang berarti binatang sembelihan, disebut juga nahr (ibadah qurban). Ibadah Qurban Di Bulan Dzulhijjah 2022, kita akan merincikan definisi qurban menurut beberapa kitab. As-Sayyid Sabiq dalam kitab Fiqh as-Sunnah, Jilid III, hal 197. mengatakan bahwa al-udhhiyyah adalah:

“Al-Udhhiyyah  adalah  nama  bagi  binatang  yang  disembelih  baik  unta,  sapi  dan kambing  pada  hari  Nahar  (10  Dzulhijjah)  dan  hari-hari  Tasyriq  untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala”.

al-Udhhiyah  menurut bahasa adalah nama bagi hewan yang dikurbankan atau  nama  bagi  hewan  yang  disembelih  pada  hari-hari  ‘Idul  Adha.  Dengan demikian al-Udhhiyah adalah hewan yang disembelih pada hari Adha.

Menurut  MTT  PPM  qurban  adalah  udhhiyyah,  yang sebagaimana  yang dikemukakan oleh Wahbah Zuhailiy.

Dia (qurban) adalah menyembelih hewan tertentu dengan niat mendekatkan diri (kepada  Allah)  dalam  waktu  tertentu  pula  atau  hewan  yang  disembelih  dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah pada hari-hari Nahar”.

Dasar Hukum Berqurban

Ibadah Qurban Di Bulan Dzulhijjah 2022 membahas inti Ibadah  qurban  merupakan  ibadah  yang  disyariatkan  berdasarkan  dalil-dalil al-Qur’an dan hadis Nabi.

See also  Metode Mendidik Anak Umur Dini Secara Islami

Surat al-Kautsar (108): 1-2 sebagai berikut;

إِنَّآ أَعۡطَيۡنَـٰكَ ٱلۡكَوۡثَرَ -١- فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنۡحَرۡ -٢

Sesungguhnya Kami (Allah) telah memberikan engkau (Muhammad) ni’mat yang  banyak,  maka  shalatlah  kamu  karena  Tuhanmu  dan  sembelihlah (kurbanmu). (Q.S. Al-Kautsar:1-2)

Surat al-Hajj (22): 36

وَٱلۡبُدۡنَ جَعَلۡنَـٰهَا لَكُم مِّن شَعَـٰٓٮِٕرِ ٱللَّهِ لَكُمۡ فِيہَا خَيۡرٌ۬‌ۖ فَٱذۡكُرُواْ ٱسۡمَ ٱللَّهِ عَلَيۡہَا صَوَآفَّ‌ۖ فَإِذَا وَجَبَتۡ جُنُوبُہَا فَكُلُواْ مِنۡہَا وَأَطۡعِمُواْ ٱلۡقَانِعَ وَٱلۡمُعۡتَرَّ‌ۚ كَذَٲلِكَ سَخَّرۡنَـٰهَا لَكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ -٣٦

Dan  telah  Kami  jadikan  untuk  kamu  unta-unta  itu  sebagian  daripada  syi’ar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak daripadanya, maka sebutlah olehmu  nama  Allah  ketika  kamu  menyembelih  dalam  keadaan  berdiri  (dan telah  terikat).  Kemudian  apabila  telah  roboh  (mati),  maka  makanlah sebagiannya  dan  beri  makanlah  orang-orang  yang  tidak  minta-minta  dan orang-orang  yang  minta-minta.  Demikianlah  Kami  menundukkan  unta-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur. (Q.S.Al-Hajj: 36)

Menurut Hadis Nabi dari Jabir:

Saya  shalat  ‘Idul  Adlha  bersama  Rasulullah  saw,  kemudian  setelah  selesai, kepada  beliau  diberikan  seekor  kibasy  (kambing  yang  besar)  lalu  beliau menyembelihnya seraya berdoa: Bismillahi wallahu akbar, Allahumma hadza ‘anniy  wa  ‘an  man  lam  yudlahhi  min  ummatiy  (Dengan  menyebut  nama Allah, Allah Maha Besar, Wahai Allah, ini dariku dan dari orang yang tidak berqurban dari umatku). [HR. Ahmad, Abu Dawud, dan At-Turmudziy].

Ibadah Qurban Di Bulan Dzulhijjah 2022 membahas pendapat Para  ulama  berbeda  pendapat  tentang  hukum  qurban,  ada  yang mengatakan wajib dan ada pula yang berpendapat sunnah. Terlepas dari adanya perbedaan  pendapat  mengenai  hukum  melakukan  qurban, tetapi  yang  jelas bahwa ibadah qurban itu diperintahkan oleh Allah, seperti dalam surat al-Kautsar (108): ayat 1-2, termaktub di atas.

Sesungguhnya  Kami  telah  memberikan  kepadamu  ni’mat  yang   banyak.  Maka dirikanlah  salat  karena  Tuhanmu  dab  beribadahlah. (QS. al-Kautsar: 1-2)

Perbedaan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut;

See also  Inilah Panduan Sholat di Perjalanan

Abu Hanifah,  al-Auza’iy,  dan  Malik  berpendapat  bahwa  kurban  hukumnya wajib. Adapun dalil yang dijadikan dasar adalah

  • QS al-Kautsar (108): 2; Maka shalatlah kamu karena Tuhanmu dan sembelihlah (kurbanmu).  (QS. al-Kautsar: 2)
  • Hadis Ahmad dari Abu Hurairah:

Dari Abi Hurarah  Ra. bahwasanya Rasulullah saw. bersabda ”Barangsiapa yang  memiliki  keleluasan  harta  dan  tidak  menyembelih  hewan  qurban, maka  janganlah  mendekati  tempat  shalat  kami”.  (HR. Ibnu Majah dan Ahmad).

Muhammad  Ibn  Ismail  al-Kahlany dalam  kitab  Subul  as-Salam Syarh Bulugh al-Maram  menjelaskan  bahwa  hadis  di  atas  dijadikan  dasar  oleh sebagian ulama yang berpendapat bahwa qurban hukumnya wajib bagi orang yang mampu. Secara lengkap beliau mengatakan sebagai berikut;

Ulama  telah  berdalil  dengan  hadis  ini  untuk  menentukan   hukum  wajib berqurban  bagi  yang  mampu,  karena  Rasulullah  SAW  melarang  untuk mendekati  tempat  shalatnya  menunjukkan  bahwa  dia  (yang  tidak  berqurban padahal  ia  mampu)  meninggalkan  kewajiban,  seakan-akan  Rasulullah  SAW. bersabda: Tidaklah  shalat  yang  dilakukan  berfaedah,  karena  meninggalkan kewajiban ini (berqurban), karena firman Allah: “maka shalatlah karena Tuhan kamu dan berqurbanlah”  dan  hadis  Nabi  saw.  “Wajib  bagi  penghuni  rumah berqurban dalam setiap tahun”.

Catatan MTT-PPM:  hadis di atas sesungguhnya adalah hadis yang daif, karena keberadaan  seorang  perawi  yang  bernama  Abdullah  ibn  Ayyash  yang munkarul  hadis  dan  lemah  hafalan.  Namun,  Imam  al-Baihaqi  meriwayatkan hadis  di  atas  dengan  sanad  lain  yang  bernilai  sahih,  yaitu  sanad  yang  tidak terdapat  Abdullah  ibn  Ayyash  di  dalamnya.  Namun,  sayangnya  riwayat  al-Baihaqi tersebut mauquf, yaitu hanya sampai kepada Abu Hurairah.

Imam as-Syafi’i, Malik dan Ahmad berpendapat bahwa hukum qurban adalah Sunnah Muakkadah. Pendapat mereka didasarkan pada dalil hadis Nabi SAW dari Ummu Salamah;

Apabila  telah  masuk  hari  kesepuluh  (bulan  Dzulhijjah),  dan  salah  seorang darimu ingin berkurban, maka ia tidak memotong rambut dan kukunya (HR Muslim).

Hikmah Berqurban

Ibadah Qurban Di Bulan Dzulhijjah 2022 membahas Hikmah disyariatkannya berqurban antara lain:

  • Sebagai ungkapan syukur kepada Allah yang telah memberikan ni’mat yang banyak kepada kita.
  • Bagi orang yang beriman kepada Allah, dapat mengambil pelajaran dari keluarga nabi Ibrahim AS, yaitu; (a). Kesabaran Nabi Ibrahim dan putranya Ismail As. ketika keduanya menjalankan perintah Allah; dan (b). Mengutamakan ketaatan kepada Allah dan mencintai-Nya dari mencintai dirinya dan anaknya.
  • Sebagai realisasi ketaqwaan seseorang kepada Allah
  • Membangun kesadaran tentang kepedulian terhadap sesama, terutama terhadap orang miskin. Allah Swt. berfirman:
See also  Setiap Muslim Wajib Tahu Tata Cara Bersuci Yang Benar di 2022
وَٱلۡبُدۡنَ جَعَلۡنَـٰهَا لَكُم مِّن شَعَـٰٓٮِٕرِ ٱللَّهِ لَكُمۡ فِيہَا خَيۡرٌ۬‌ۖ فَٱذۡكُرُواْ ٱسۡمَ ٱللَّهِ عَلَيۡہَا صَوَآفَّ‌ۖ فَإِذَا وَجَبَتۡ جُنُوبُہَا فَكُلُواْ مِنۡہَا وَأَطۡعِمُواْ ٱلۡقَانِعَ وَٱلۡمُعۡتَرَّ‌ۚ كَذَٲلِكَ سَخَّرۡنَـٰهَا لَكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ -٣٦

Beri  makanlah  orang  yang  rela  dengan  apa  yang  ada  padanya  (yang  tidak meminta-minta)  dan  orang  yang  meminta.  Demikianlah  Kami  telah menundukkan untua-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur (al-Hajj: 36).

Binatang/Hewan untuk Qurban

Macam-macam Binatang Qurban

Ibadah Qurban Di Bulan Dzulhijjah 2022 membahas macam-macam binatang qurban yaitu:

Hewan  yang  dapat  untuk  qurban  adalah  Bahimah  al-An’aam  (binatang ternak), sebagaimana dijelaskan dalam surat al-Hajj ayat 34.

وَلِڪُلِّ أُمَّةٍ۬ جَعَلۡنَا مَنسَكً۬ا لِّيَذۡكُرُواْ ٱسۡمَ ٱللَّهِ عَلَىٰ مَا رَزَقَهُم مِّنۢ بَهِيمَةِ ٱلۡأَنۡعَـٰمِ‌ۗ فَإِلَـٰهُكُمۡ إِلَـٰهٌ۬ وَٲحِدٌ۬ فَلَهُ ۥۤ أَسۡلِمُواْ‌ۗ وَبَشِّرِ ٱلۡمُخۡبِتِينَ -٣٤

Dan  bagi  tiap-tiap  umat  telah  Kami  syari’atkan  penyembelihan  (qurban), supaya  mereka  menyebut  nama  Allah  terhadap  binatang  ternak  yang  telah dirizqikan   Allah  kepada  mereka,  maka  Tuhanmu  ialah  Tuhan  yang  Maha Esa. Oleh karena itu berserah dirilah kepadaNya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah) (QS. Al-Hajj;34)

Menurut pandangan para ulama bahwa yang termasuk Bahimah al-An’aam (binatang ternak) dalam ayat tersebut adalah kambing (termasuk di dalamnya domba dan biri-biri), sapi (termasuk kerbau) dan unta.

Leave a Comment