11 Panduan Sholat Gerhana Matahari dan Bulan

Photo of author

By sakinah

11 Panduan Sholat Gerhana Matahari dan Bulan

Tata Metode Sholat Gerhana, Lengkap Beserta Hasrat serta Hukumnya

Gerhana merupakan fenomena astronomi yang terjalin apabila suatu barang di angkasa bergerak ke dalam bayangan suatu barang angkasa lain. Ada pula gerhana yang sempat terjalin di Bumi merupakan gerhana bulan serta gerhana matahari.

Dalam Islam, fenomena gerhana ialah salah satu ciri kebesaran Allah SWT. Tiap Muslim yang mengenali hendak terjalin gerhana, disarankan buat melakukan sholat sunnah kusuf, baik itu gerhana matahari ataupun gerhana bulan. Perihal ini sebagaimana yang disebutkan dalam suatu hadis, yang maksudnya:

” Sangat, gerhana matahari serta bulan tidak terjalin karena mati ataupun hidupnya seorang, namun itu ialah salah satu ciri kebesaran Allah ta’ ala. Karenanya, apabila kamu memandang gerhana matahari serta gerhana bulan, bangkit serta shalatlah kamu,”( HR Bukhari- Muslim).

Tata metode sholat gerhana tidak jauh berbeda dengan sholat pada biasanya. Perbedaannya cuma terletak pada waktu penerapannya yang lebih lama. Berikut tata metode sholat gerhana yang merdeka. com rangkum dari NU Online:

11 Panduan Sholat Gerhana Matahari dan Bulan: Hukum Sholat Gerhana

11 Panduan Sholat Gerhana Matahari dan Bulan. Sholat sunnah gerhana matahari awal kali disyariatkan pada tahun kedua Hijriyah, sebaliknya sholat sunnah gerhana bulan pada tahun kelima Hijriyah. Sedangkan itu, bagi komentar yang kokoh sholat gerhana dicoba pada bulan Jumadal Akhirah.

See also  Seputar Bulan Muharram dan Amalan Sunnahnya

Semacam mengutip dari NU Online, kebanyakan ulama melaporkan hukum melaksanakan sholat gerhana merupakan sunnah muakkad. Komentar ini didasarkan pada salah satu surah Al- Quran, yang maksudnya:

” Sebagian isyarat kebesaran- Nya yakni malam, siang, matahari, serta bulan. Jangan kamu bersujud pada matahari serta jangan( pula) pada bulan, namun bersujudlah kamu kepada Allah yang menghasilkan seluruh itu, bila kalian cuma menyembah- Nya,”( QS Fushilat[41]: 37).

11 Panduan Sholat Gerhana Matahari dan Bulan: Hasrat Sholat Gerhana

11 Panduan Sholat Gerhana Matahari dan Bulan. Saat sebelum melaksanakan sholat gerhana, baik gerhana matahari ataupun bulan, umat Muslim disarankan buat membaca hasrat terlebih dulu. Ada pula hasrat sholat gerhana matahari serta bulan merupakan selaku berikut:

Hasrat Sholat Gerhana Bulan

Usholli sunnatal khusuufi rokataini imaaman/ mamuuman lillahi taaalaa

Maksudnya:” Saya hasrat shalat gerhana bulan 2 rakaat selaku iamam/ makmum sebab Allah Taala

Hasrat Sholat Gerhana Matahari

Ushalli sunnatan- likhusuufi- syamsi imaaman/ makmuman lillahi ta’ aalaa

Maksudnya:

” Aku hasrat sunah gerhana matahari selaku imam/ makmum sebab Allah semata.”

Tata Metode Sholat Gerhana Matahari

11 Panduan Sholat Gerhana Matahari dan Bulan. Para ulama bersepakat bahawa tidak disyariatkan azan serta ikamah dalam rangkaian penerapan sholat gerhana. Tetapi, disunahkan buat menyeru jamaah buat melaksanakan sholat dengan seruan“ ash- shalatu jaami’ ah”. Ada pula tata metode sholat gerhana matahari selaku berikut:

1. Niat

2. Takbiratul Ihram

3. Membaca doa iftitah yang dilanjutkan Al- Fatihah serta pesan lain dengan ayat yang panjang serta suara yang keras

4. Rukuk sembari memanjangkan bacaannya

5. Bangkit dari ruku( itidal)

6. Tidak langsung sujud tetapi kembali membaca Al- Fatihah serta pesan dengan ayat yang lebih pendek

See also  Keutamaan Berqurban Untuk Allah SWT

7. Kembali ruku yang bacaannya tidak selama yang pertama

8. Itidal

9. Sujud yang lamanya semacam ruku dilanjutkan duduk di antara 2 sujud dan sujud kembali

10. Bangkit dari sujud serta mengerjakan rakaat kedua dengan teks serta gerakan semacam lebih dahulu tetapi lebih singkat

11. Salam.

Tata Metode Sholat Gerhana Bulan

11 Panduan Sholat Gerhana Matahari dan Bulan. Sholat gerhana bulan diawali semenjak awak terbentuknya gerhana bulan hingga gerhana tersebut. Ada pula tata metode sholat gerhana bulan cocok ajaran Rasulullah SAW selaku berikut:

1. Niat

2. Takbiratul Ihram

3. Membaca pesan AL Fatihah serta pesan yang lain. Disunnahkan pesan yang panjang

4. Ruku

5. Disunnahkan waktu ruku lama, semacam waktu berdiri

6. Berdiri lagi setelah itu membaca AL Fatihah serta pesan yang lain. Disunnahkan lebih pendek daripada sebelumnya

7. Ruku lagi. Disunnahkan waktunya lebih pendek dari ruku pertama

8. Itidal

9. Duduk di antara 2 sujud

10. Sujud kedua

11. Berdiri lagi( rakaat kedua), membaca pesan AL Fatihah serta lainnya

12. Ruku. Disunnahkan waktu ruku lama, semacam waktu berdiri

13. Berdiri lagi setelah itu membaca AL Fatihah serta pesan lainnya

14. Ruku lagi. Disunnahkan waktu ruku lebih pendek dari ruku pertama

15. Itidal

16. Sujud

17. Duduk di antara 2 sujud

18. Sujud kedua

19. Duduk Tahiyah akhir.

Demikian 11 Panduan Sholat Gerhana Matahari dan Bulan. Dengan mengetahui ketentuan dan tata cara sholat gerhana, semoga kita tidak malas sholat lagi ya jika terjadi fenomena alam ini.

Leave a Comment